Khamis, 30 Mei 2013

Ditabrak Naluri Sendiri


Siang tadi aku omel-omel sendiri
dasar tak puas hati
dengan orang-orang takbur
bikin hariku sedikit merusak

Sesudah habis mesyuarat ringkas
aku bersenang-senang
berkira-kira kalau wang gajian sudah tiba
fikir macam-macam yang minta diganti
belum lagi tercampur mauku pada gaun-gaun mahal

Sewaktu akal minta direhatkan
aku lari ke luar sekejap
digoda aiskrim Mat Kool
penjualnya abang Indonesia
"belilah banyak-banyak", ujarnya gembira
kawan-kawan sepejabat tumpang ketawa
"kamu itu tersangat kurus" bilang mereka

Mindaku terus keluyuran ke sini sana
perasa durian tiruan menerjah selera
bual-bual terus dengan Abang Mat pemandu peribadi majikan
pernah tinggal di rumah setinggan
sekarang menetap di flat PPRT
saat nafsuku mau yang mahal-mahal
terdengarkan itu, kerongkongku tersekat..

Belum habis cerita Khamisku
sekembali ke meja tulisku
kakak tukang bersih pejabat minta dihulurkan bakul sampahku
terlihatkan tas tangan kesayanganku, lantas bertanya;
"mahalkah beg ini?"
"sampai ke tua aku tak mungkin mampu membeli"
Air deras turuni mataku, ditabrak naluri sendiri.
Mana syukurku?



Seksyen 13, Petaling Jaya.
4.44 petang.

 

Tiada ulasan: